Senin, 28 Februari 2022

, , , , , , , ,

Pengujian S&W Pada Minyak Mentah

TEORI PENGUJIAN S&W MINYAK BUMI

Pada pengujian S&W minyak bumi didasari atas pentingnya kualitas minyak bumi yang baik untuk dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Sumur-sumur minyak bumi atau crude oil yang dapat menghasilkan minyak yang bersih dengan hanya sejumlah zat-zat tambahan, tetapi dilain pihak sumur-sumur dapat menghasilkan air yang relatif besar atau padatan yang jumlahnya besar pula. Sejumlah sumur akan sedikit sekali memproduksi gas, sedangkan yang lain banyak sekali memproduksi gas.

Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
www.ruanganalisa.com/pengujian-sw-pada-minyak-mentah

Kemungkinan untuk memisahkan air dan padatan yang melayang-layang (suspensi) terutama karena permintaan dari perusahaan pipa minyak agar minyak bumi atau crude oil yang dikehendaki ditransport tidak mengandung lebih dari 0.5 % air dan padatan. 

Zat-zat padat yang terdapat dalam minyak bumi atau crude oil biasanya adalah pasir dan serpih, yang mana pada umumnya terdapat pada minyak bumi atau crude oil yang diproduksikan pada formasi porous yang tidak tersemen. Zat-zat padatan ini dapat menyebabkan gangguan dan kerugian pada produksi minyak bumi atau crude oil. 

Minyak bumi yang kita produksi ke permukaan sering kali tercampur dengan sedimen-sedimen yang dapat mempengaruhi proses/laju produksi, untuk itu endapan tersebut harus dipisahkan dengan cara :

1. Di Laboratorium

pengujian S&W dilakukan dengan menggunakan metode centrifuge yaitu dengan menggunakan gaya sentrifugal dan gravitasi sehingga air, minyak dan endapan dapat terpisahkan. 

2. Di Lapangan

Jika pemboran dilakukan di daratan maka dibuatkan kolam-kolam pengendapan, sedangkan jika pemboran di lepas pantai maka di samping dilakukan di separator juga dilakukan pemisahan dengan zat-zat kimia tertentu.

Suatu suspensi atau campuran yang berada pada suatu tempat (tabung) apabila diputar dengan kecepatan tertentu, dengan gaya sentrifugal dan berat jenis yang berbeda akan saling pisah, dimana zat dengan berat jenis yang lebih besar akan berada di bawah dan zat dengan berat jenis rendah berada di atas.

Baca Juga :
Cara Pengujian Densitas Pada Crude Oil
Cara Pengujian Pour Point Pada Crude Oil
Cara Pengujian Flash Point atau Titik Nyala
Dalam suatu proses produksi, air dan padatan – padatan yang terbawa atau ikut terproduksi bersama minyak, harus dipisahkan. Air yang terproduksi dapat mengganggu prefinary process. Sedangkan padatan yang ikut terproduksi biasanya adalah pasir dan serpih, itu dapat mengganggu alat produksi. Hal ini disebabkan oleh karena batuan yang unconsolidated dan porous. Butir – butir ini sedemikian kecilnya sehingga dapat lolos dari saringan dan mengendap di bawah sumur. Untuk pemisahan zat-zat padat dari minyak berat misalnya, dapat dilakukan dengan centrifuge karena jenis minyak berat penguapannya rendah atau kecil sehingga fraksi minyak yang hilang kecil atau sedikit. Pemisahan minyak dari air dan padatan pada waktu produksi mempunyai maksud yaitu :

1. Mencegah Korosi
2. Mencegah terbentuknya Scale

Ada dua macam centrifuge yang digunakan dalam industri perminyakan yaitu sharples supercentrifuge dan De laval separator. Penggunaan alat ini terutama untuk extrasi padatan – padatan dalam minyak, di kilang. Alat ini juga digunakan untuk emulsi minyak.

Pengujian S&W minyak bumi dengan metode centrifuge ini, air yang densitasnya lebih besar atau lebih tinggi berada di atas sedangkan minyak bumi yang densitasnya lebih rendah berada di bawahnya, pasir dan padatan lainnya cenderung untuk mengikuti air walaupun padatan yang lebih besar akan tertinggal dalam centrifuge .

Pengujian S&W dengan dentrifuge mempunyai kelebihan antara lain :
  1. Waktu yang diperlukan untuk memisahkan air dan minyak serta endapan lain lebih singkat dari pada Dean and Stark method.
  2. Pemindahan alat sangat mudah dilakukan.
  3. Penguapan yang terjadi sangat kecil karena yang dipakai adalah sistem tertutup.
  4. Metode yang dipakai ini sangat fleksibel di dalam penggunaan produksi yang berubah hanya dengan mengurangi dan menambahkan unitnya.

Pada pengujian S&W dengan menggunakan centrifuge bertujuan untuk menentukan kandungan air dan endapan dari minyak bumi. Pada metode ini, menentukan kandungan air dan endapan sangat penting karena dapat menentukan kualitas dari minyak bumi.

Minyak dapat dikatakan baik bila kandungan s&w (sediment and water) kurang dari 0.5%. Prinsip kerja dalam pengujian s&w ini ada 2 yaitu gaya sentrifugal dan gaya gravitasi. Gaya sentrifugal adalah gaya benda yang menjauhi titik pusat saat benda bergerak melingkar. Sedangkan, Gaya gravitasi pada metode ini semakin besar densitasnya maka semakin berada di bawah. 

Pada pengujian S&W ini, 3 lapisan terpisah secara berurutan pada tube centrifuge dari atas yaitu minyak, air, dan endapan. Penggunaan toluena dalam percobaan menggunakan centrifuge berfungsi sebagai katalisator untuk mempercepat reaksi pemisahan. Sedangkan demulsifier berguna untuk memecah emulsi yang ada pada minyak air sehingga batas antara minyak dan air kelihatan lebih jelas. Semakin besar kandungan air dan endapan, maka semakin tidak bagus kualitas minyak bumi.

Baca Juga

Aplikasi Lapangan Pengujian S&W

Adanya kandungan air pada minyak bumi, dan bila air bersifat asam akan mengakibatkan korosi pada rangkaian perlatan produksi yang menyebabkan kerusakan pada alat. Bila air tersebut bersifat basa, akan menyebabkan munculnya scale, permasalah lainnya dapat disebabkan oleh kandungan air dan endapan pada minyak adalah water coning dan kepasiran. Kepasiran terjadi karena adanya padatan yang ikut terproduksi dalam minyak. Padatan ini bersifat abrasif dapat mengikis peralatan produksi. Coning terjadi karena adanya rembesan air terlalu dini pada minyak bumi, sehingga kandungan airnya dapat bertambah dan menurunkan kualitas minyak. 

PROSEDUR PENGUJIAN S&W BERDASARKAN ASTM D 4007

Alat

- Gelas Baker
- Centrifuge
- Tube Centrifuge
- Mixer

Bahan

- Minyak bumi / Crude oil
- Toluena Jenuh
- Demulsifier (25% Demulsifier : 75% Toluena)

Instruksi Kerja Pengujian S&W

  1. Panaskan sampel minyak bumi dalam baker glass hingga mencair sempurna di dalam waterbath
  2. Aduk dengan menggunakan mixer selama 1-2 menit agar minyak bumi menjadi homogen
  3. Tuangkan minyak bumi ke dalam tube centrifuge sebanyak 50 ml pada tube 1 dan 50 ml pada tube 2
  4. Tambahkan toluena jenuh sebanyak 50 ml pada tube 1 dan 50 ml pada tube 2
  5. Tambahkan demulsifier sebanyak 0.2 ml atau sekitar 2 tetes pada masing - masing tube
  6. Tutup tube centrifuge dan kocok hingga merata (10 - 15 Kali)
  7. Panaskan tube 1 dan tube 2 (berisi sampel) pada waterbath 60 C selama 15 menit
  8. Masukan tube 1 dan tube 2 ke dalam centrifuge dengan posisi saling bersebrangan
  9. Run alat centrifuge sehingga berputar dengan kecepatan 600 rcf yang mana disesuaikan dengan diameter putaran alat centrifuge dan suhu harus terjaga pada 140 F
  10. Alat centrifuge akan berputar selama 10 menit
  11. Setelah alat berhenti, running kembali selama 10 menit
  12. Baca hasil pengujian dengan melihat skala yang ada pada tube centrifuge 1 dan tube centrifuge 2
  13. Tambahkan hasil pembacaan tube centrfuge 1 dan tube centrifuge 2, contoh apabila pembacaan tube 1 dan tube 2 masing masing adalah 0.20 dan 0.20 maka hasilnya menjadi 0.20 + 0.20 = 0.40 %
  14. Catat hasil pengujian S&W yang diperoleh pada lembar hasil uji minyak bumi
Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
Centrifuge

Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
Tempat Centrifuge Tube

Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
Tube Centrifuge

Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
Waterbath

Pengujian S&W, Sediment and Water, Air dan Endapan, Minyak bumi, Pengujian Minyak Bumi, Analisa Fluida Reservoir
Pambacaan Skala Tube Centrifuge

Pembahasan

Dengan melakukan pengujian S&W pada minyak bumi kita dapat memprediksi masalah yang mungkin timbul selama aktivitas produksi berlangsung sehingga dapat dilakukan program untuk pencegahan dan penanggulangan yang atas masalah yang timbul pada sumur minyak bumi tersebut. 

Pencegahan yang dapat dilakukan di lapangan yaitu korosi dapat dicegah dengan menginjeksikan corossion inhibitor dengan membentuk lapisan pelindung pada permukaan metal. Penanggulangan problem produksi dapat dilakukan dengan pergantian pipa alir.

Pencegahan masalah scale dapat dilakukan dengan menginjeksikan scale inhibitor untuk melarutkan scale pada peralatan produksi atau dapat pula ditanggulangi dengan antiscale atau dengan melakukan PIGGING

Pencegahan masalah Abrasi pada peralatan produksi dapat dicegah dengan memasang gravel pack dan screen liner yang dapat menyaring endapan-endapan berupa pasir agar tidak masuk dan mengikis peralatan produksi. Penanganan pipa alir harus diganti akibat dari kerusakan pipa akibat abrasif
Demikilan lah Prosedur Pengujian S&W pada minyak Bumi. Semoga bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih


Salam
Share:

0 Comments:

Posting Komentar