Selasa, 22 Maret 2022

, , , , , , ,

Pengujian Salt Content pada Crude Oil

Ruanganalisa.com - Hai Rekan Analis, pengujian salt content crude oil dilakukan untuk menentukan kandungan garam yang terkandung pada crude oil yang mana dapat mempengaruhi kualitas dari minyak dan menghambat proses selama aktivitas produksi. Bagaimana cara pengujian salt content ini ? yuk disimak rekan rekan.

Salt Content Analyzer
www.ruanganalisa.com/pengujian-salt-content-pada-crude-oil

Aplikasi Pengujian Salt Content pada Crude Oil

Pengaruh apa saja ?, masalah yang terjadi bisa dalam tahap produksi atau pemurnian dari crude oil. Kadar garam yang tinggi akan mempercepat terjadinya korosi pada peralatan produksi permukaan (surface facilities) hingga menyumbat aliran pipa akibat terjadi clogging. Masalah kadar garam pada minyak menjadi masalah paling serius pada proses pemurnian dari minyak untuk menjadi produk petroleum lainnya.

Dengan melakukan pengujian kadar garam pada minyak, personil di lapangan dapat menentukan apakah perlu dilakukan proses terlebih dahulu untuk menurunkan nilai dari kadar garam seperti desalting atau bisa langsung dialirkan untuk dimurnikan. 

Kadar garam pada minyak ini umumnya terbagi atas : 

  • 75 % NaCl
  • 15 % MgCl2
  • 10 % CaCl2

Nilai dari pada kadar garam pada minyak berbanding lurus pada nilai S&W crude oil. Jika nilai S&W tinggi, maka kadar garam dari minyak juga akan naik. 

Lihat Disini : Cara Pengujian S&W Pada Crude Oil

Pengujian salt content minyak bumi ini dilakukan dengan menggunakan metode standard ASTM D 3230

PRINSIP KERJA PENGUJIAN SALT CONTENT MINYAK BUMI

Metoda Standard ASTM D 3230 untuk pengujian salt content minyak bumi ini menggunakan prinsip kerja daya hantar listrik yang melalui elektroda yang dicelupkan ke dalam sampel pengujian. Kandungan salt content yang diperoleh mengacu pada hasil kalibrasi alat terhadap nilai standar yang telah diketahui nilainya.

Peralatan yang digunakan merupakan produk dari stanhope seta yang mana dapat mengetahui nilai dari kadar garam suatu crude oil dengan satuan pengukuran lbs/1000 bbl (ptb) atau g/m3

PROSEDUR KERJA

Alat

- Gelas Baker
- Pipet Volume 5 ml, 10 ml, 25 ml
- Gelas ukur 100 ml dengan penutup
- Salt Content Analyzer, Stanhope seta
- Stopwatch 

Bahan

- Minyak Bumi / Crude Oil
- Xylene
- Alkohol Mix

Instruksi Pengujian Sampel

  1. Pipet 15 ml xylene dan masukan ke dalam Gelas Ukur
  2. Tambahkan 10 ml sampel crude oil ke dalam gas ukur
  3. Tambahkan kembali xylene sampai volume gelas ukur 50 ml, tutup gelas dan kocok selama 60 detik
  4. Tambahkan 50 ml alkohol mix pada gelas ukur, tutup dan kocok selama 30 detik
  5. Tunggu selama 5 menit
  6. Tuang kedalam baker glass 100 ml
  7. Celupkan alat Salt Content Analyzer dan lihat hasil pembacaan (tunggu sampai konstant)
  8. Tekan Switch untuk mengubah satuan dari g/m3 menjadi ptb (pounds per thousands barrel)
  9. Catat hasil pembacaan pada lembar pengujian crude oil
Demikianlah prosedur pengujian salt content pada crude oil semoga  bisa bermanfaat untuk rekan rekan analis semua.

Salam
Share:

0 Comments:

Posting Komentar