Selasa, 24 Mei 2022

, , , , , , , ,

Ruang Lingkup Kimia Analisis

Ruanganalisa.com - Hai Rekan Analis, bahasan kali ini kita akan memahami beberapa hal santai terkait dengan ruang kimia analis. Apa saja sih ruang lingkup kimia analisis ? yuk disimak

Kimia Analisis adalah, Analisis Kimia, Kimia Analisis adalah, ruang lingkup kimia, ruang analisa,chemistry
www.ruanganalisa.com

Analisis adalah pekerjaan dalam mempelajari atau menelusuri suatu hal atau permasalahan sehingga diperoleh deskripsi jelas terhadap hal atau permasalahan yang dimaksud. 

Ilmu kimia analisis adalah ilmu kimia yang khusus dalam mempelajari, menelusuri, dan mengidentifikasi melalui pengukuran kuantitatif berkaitan dengan unsur - unsur dan senyawa kimia. Dengan ilmu kimia analisis ini kita dapat memahami senyawa, sifat dan reaksi kimia yang berkaitan dengan suatu proses kimia tertentu serta melalui ilmu kimia analisis kimia ini pula kita dapat mengetahui rahasia - rahasia alam dan dapat pula mengembangkan ilmu kimia itu sendiri atau ilmu - ilmu alam lainya. 

Hasil - halsil yang diperoleh dari analisis kimia ini penting sebagai pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan pemerintah khususnya dalam hal kesehatan dan lingkungan, serta keputusan lain dalam hal mengendalikan serangkaian proses - proses industri. 

Proses - proses biologis juga memerlukan kimia analisis untuk menjelaskannya. 

Contoh pada bidang pertanian seperti untuk mengetahui jumlah supply unsur hara dalam tanah untuk tanaman sehingga dapat tumbuh, mengetahui kualitas air untuk perikanan, hidrofonik, rekayasa genetik, mendapatkan bibit yang unggul dan sebagainya. Demikian pula bidang - bidang lainya 

Kemajuan teknologi saat ini membuat ilmu analisis kimia ikut berkembang. perkembangan sistem komputer yang mampu melakukan perhitungan otomatis serta instrument dalam analisis kuantitatif mampu membuat hasil analisis lebih cepat, akurat dan teliti sehingga mampu menghandle jumlah sampel yang banyak dalam waktu yang singkat

Contohnya dalam bidang Toksikologi, pengukuran kualitatif dan kuantitatif zat racun dalam level sangat rendah dengan satuan ppm (bagian per juta) dan ppb (bagian per milyard). Terkait kebutuhan analisis rutin dalam proses industri dengan frekuensi yang tinggi dapat dilakukan oleh instrument analitik modern. 

Toksilogi adalah ilmu yang mempelajari efek berbahaya yang dapat ditimbulkan oleh bahan kimia atau zat pada manusia, hewan, dan lingkungan - wikipedia

 

Klasifikasi  Dalam Kimia Analisis

Berdasarkan tujuan analisis secara umum analisis kimia dibagi dalam dua kelompok yaitu: analisis jenis (kualitatif) dan analisis jumlah (kuantitaif). 

Analisis Jenis 

Analisa jenis adalah analisis kimia yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya suatu senyawa kimia tertentu dalam suatu sampel atau senyawa apa saja yang terdapat dalam suatu sampel. 

Contoh, 
untuk mengetahuai apakah dalam sebidang tanah pertanian tertentu mengandung senyawa fosfat (P) yang mana fosfat sangat diperlukan oleh tumbuhan. Analisis jenis dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya fosfat dalam tanah tersebut.

Analisis Jumlah 

Analisi jumlah adalah analisis kimia yang bertujuan mengetahui berapa banyak unsur tertentu yang terdapat dalam suatu bahan. 

Contohnya, 
pada sebidang tanah setelah diuji analisis jenis ternyata mengandung fosfat, namun berapakah jumlah fosmat yang terkandung dalam tanah tersebut ? perlu dilakukan analisis jumlah untuk mengetahui jumlah fosfatnya

Umumnya analisis jenis dilakukan sebelum analisis jumlah. Namun juga beberapa teknik analisis dapat diperoleh dengan dua aspek sekaligus baik jenis maupun jumlah. 

Berdasarkan cara pelaksanaan dan peralatan yang digunakan untuk analisis, analisis kimia bagi menjadi dua, yaitu cara klasik dan cara modern atau cara instrumen. 

Cara Klasik atau Konvensional  

Cara klasik adalah cara analisis menggunakan peralatan sederhana, dan pelaksanaannya juga sederhana. 

Contohnya 
Cara identifikasi zat kimia dengan lempeng tetes, atau dengan cara pembakaran. Dengan lempeng tetes, zat kimia diidentifikasi dengan bantuan pereaksi kimia. Warna larutan yang terlihat hasil reaksi zat kimia yang dianalisis dengan pereaksi dapat membuktikan kandungan zat kimia tersebut. Warna nyala dari pembakaran zat kimia menunjukkan jenis zat kimia. 

Cara Modern atau Instrument 

Cara modern atau instrument adalah cara yang dilakukan dengan menggunakan peralatan modern yang terintegrasi seperti peralatan spektrofotometer dan Gas Chromatography. Dengan cara tersebut analisis zat kimia dapat dilaksanakan lebih teliti dan akurat 

Baca Juga : Perbedaan HPLC dan GC

Istilah-istilah Penting Kimia Analisis 

Dalam dunia analisis kimia terdapat istilah - istilah penting yang perlu dipahami, dibawah ini beberapa istilah dalam kimia analisis tersebut

Sampel, Contoh, Cuplikan 

Sampel adalah bahan atau materi yang diperoleh dari lapangan ataupun suatu tempat yang menjadi objek analisis. 

Contohnya 
sebuah pabrik memproduksikan obat anti nyeri yang mengandung paracetamol. Dalam satu hari pabrik tersebut dapat memproduksi sebanyak 100 kg. Dengan demikian untuk keperluan analisis, obat anti nyeri tersebut kita ambil sebanyak 500 g untuk dianalisis di laboratorium. 

Analit

Analit adalah senyawa kimia yang menjadi target analisis. Dalam contoh sampel diatas, kita akan analisis kadar paracetamolnya. Maka yang dimaksud analit adalah zat paracetamolnya.

Pereaksi atau reagent 

Reagent adalah bahan kimia tertentu yang digunakan untuk mengubah analit menjadi senyawa tertentu yang dapat diamati atau diukur. 

Contohnya 
asam sulfat (H2SO4) digunakan untuk bereaksi dengan ion timbal dalam larutan untuk menghasilkan endapan timbal sulfat berwarna putih. Tanpa asam sulfat kita tidak dapat mengetahui bahwa dalam larutan tersebut terkandung ion timbal. Maka dalam hal ini asam sulfat kita sebut sebagai reagent, tepatnya disebut reagen pengendap. 

Dalam beberapa hal, analisis memerlukan reagen pengendap, reagen pembentuk warna, dan reagen pembentuk gas. 

Pelarut atau solvent 

Solvent adalah cairan yang digunakan untuk melarutkan analit sehingga berubah dari bahan asalnya ke dalam pelarut. 

Contohnya kita akan menganalisis vitamin C dalam suatu tablet. Kemudian vitamin C kita timbang dan kita gerus kemudian kita larutkan dalam air, sehingga seluruh vitamin C berpindah kedalam air. Dalam hal ini air disebut sebagai solventnya. 

Simplo, Duplo, dan Triplo, 

Simplo, Duplo dan Triplo adalah hasil analisis (kuantitatif) yang dilakukan satu kali , dua kali, dan tiga kali pengukuran pada sampel yang sama. Umumnya analisis kuantitatif atau analisis jumlah dilakukan secara triplo, minimal duplo. Hal ini bertujuan untuk menjamin mutu hasil analisis. Jika dua hasil uji menghasilkan data yang perbedaan signifikan, maka sulit menentukan hasil yang mana yang benar. Jika demikian maka harus dilakukan pengukuran ulang. Jika dua pengukuran menghasilkan data yang hampir sama, hasil analisis yang dilakukan dapat diyakini dan kedua data itu dapat dirata - rata sebagai hasil analisis. 

Analis

Analis adalah sebutan untuk orang yang melakukan analisis. 

Langkah - Langkah Analisis 

Pekerjaan analisis kimia secara umum dapat dikelompokkan menjadi empat tahap penting, yakni : Tahap sampling, Tahap reparasi sampel, Tahap pengukuran, Tahap interpretasi hasil pengukuran dan laporan. Masing-masing tahap berpengaruh terhadap hasil akhir analisis yang mana jika salah salatu tahapan dilakukan kurang tepat, maka hasilnya pun akan menjadi kurang tepat. Semua tahapan harus dilakukan dengan benar

Tahap Sampling

Sampling adalah kegiatan mengambil sebagian materi yang akan dianalisis dengan cara - cara tertentu sehingga materi yang diambil mewakili atau menginterpretasikan  keadaan secara keseluruhan. Cara - cara sampling yang dimaksud harus dilakukan tergantung kepada tujuan analisis dan bentuk materi yang disampling. Oleh karena itu ada cara sampling yang mudah dan ada yang memerlukan teknik – teknik sampling khusus baik cara mengambilnya maupun lokasinya. 

Sampling air sungai sangat berbeda dengan sampling udara. Sampling tanaman lebih sederhana dibandingkan sampling udara dan sampling air. Kesalahan cara atau teknik dalam sampling akan berakibat pada sampel yang tidak representatif atau tidak mewakili keadaan secara keseluruhan sehingga mengakibatkan salah interpretasi. 

Tahap Preparasi Sampel 

Preparasi sampel adalah kegiatan mempersiapkan sampel sedemikian rupa sehingga menjadi bentuk yang sesuai dengan pengukuran. Pada pengukuran dalam analisis kimia umumnya menghendaki sampel berbentuk cairan. Sehingga dalam hal ini nalit harus dipisahkan dari materi asal (untuk sampel padatan) dan dilarutkan. 

Contoh dalam analisis crude oil adalah preparasi sampel dengan pemanasan dalam waterbath sebelum pengujian 

Baca Juga : Review Alat Waterbath - Pengertian, Kegunaan dan Harga

Tahap Pengukuran 

Analit dapat dilakukan dengan berbagai metoda analisis baik metoda klasik ataupun instrumentasi. Pemilihan metoda analisis sangat tergantung kepada kebutuhan, terutama tingkat ketelitian yang dikehendaki, dan masalah - masalah teknis lainnya. 

Baca Juga : Cara Pengukuran Pour Point Crude Oil

Tahap Interpretasi Hasil Pengukuran dan Laporan 

Interpretasi hasil merupakan tahap akhir yang sangat penting. Berdasarkan hasil uji tersebut interpretasi dilakukan dan dilaporkan atau didokumentasikan. 

Reaksi Kimia Untuk Analisis 

Reaksi kimia menghasilkan perubahan suatu zat menjadi zat baru dengan sifat - sifat yang berbeda sama sekali dengan sifat-sifat zat asalnya. Gambaran yang paling gampang adalah kertas dibakar. Dalam pembakaran kertas terjadi reaksi oksidasi, menghasilkan abu dan arang. Dalam hal ini sifat abu dan arang menjadi sangat berbeda dengan sifat kertas. 

Setiap reaksi kimia selalu disertai perubahan. Perubahan atau hasil reaksi dapat dijadikan pertanda adanya reaksi kimia. 

Tanda tanda terjadinya reaksi kimia ada lima yaitu: 

  • Terbentuk endapan 
  • Terjadi perubahan warna (terbentuk warna) 
  • Membebaskan gas 
  • Terjadi perubahan suhu 
  • Meledak. 

Analisis kimia memanfaatkan tanda - tanda perubahan ini. Tanda - tanda perubahan terbentuk endapan dan perubahaan warna yang paling banyak dimanfaatkan untuk tujuan analisis kimia.  

Berlangsungnya suatu reaksi kimia menuntut persyaratan tertentu, terutama kondisi larutan. Kondisi larutan yang dimaksud diantaranya: 

  • Volume, 
  • pH, 
  • Suhu, 
  • Konsentrasi analit
  • dll 

Untuk tujuan kimia analisis kualitatif diperlukan reaksi kimia yang spontan dan cepat. 

Reaksi spontan adalah reaksi itu langsung terjadi tanpa penambahan energi dari luar. Sedangkan, Reaksinya cepat adalah reaksi berlangsung dalam waktu sekejap selesai. 

Reaksi yang tidak spontan dan ataupun reaksi yang berjalan lambat tidak dapat dimanfaatkan untuk tujuan analisis. 

Reaksi-reaksi kimia dalam larutan, khususnya senyawa anorganik, dikelompokkan menjadi empat jenis: 

  • Reaksi asam - basa, 
  • Reaksi redoks, 
  • Reaksi pembentukan kompleks, 
  • Reaksi pengendapan. 

Setiap jenis reaksi memiliki ciri atau sifat sendiri - sendiri termasuk kondisinya.

Demikianlah pembahasan renyah dan santai terkait dengan ruang lingkup kimia analisis. Jika rekan - rekan analis ingin menambahkan admin penulis akan senang hati menerima masukan komentar, saran dan sebagai. Terima kasih atas perhatiannya rekan analis semua


Salam
Share:

0 Comments:

Posting Komentar