Sabtu, 04 Juni 2022

, , , ,

Cara Membuat Etanol

Ruanganalisa.com - Hai Rekan Analis, beberapa waktu lalu kita telah membahas terkait kegunaan dan bahaya etanol, tetapi sekarang admin analis akan menjabarkan bagaimana cara membuat etanol sehingga dapat berguna sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya.

Rekan - Rekan Analis yang belum sempat membaca artikel tentang Etanol dan Kegunaannya bisa KLIK DISINI YA

Etanol adalah produk sampingan alami dari fermentasi tanaman dan dapat diproduksi melalui hidrasi etilen.

Alkohol,Etanol,Etanol Adalah,Cara Membuat,Kimia,Ruang analisa
www.ruanganalisa.com/cara-membuat-etanol.html

Cara Membuat Etanol Skala Industri

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, secara umum cara pembuatan etanol baik skala industri atau pun sederhana dilakukan dengan beberapa langkah

  • Milling 
  • Liquefaction 
  • Fermentation 
  • Saccharification 
  • Destillation and dehydration 
  • Denaturation
source image : letstalkscience.ca

Milling 

Biji jagung utuh digiling menjadi tepung atau makanan. Makanan terutama berasal pati. Pati adalah karbohidrat yang terdiri dari rantai panjang molekul gula.

Liquifaction

Air ditambahkan ke makanan untuk membuat 'bubur.' Bubur dipanaskan untuk memecah molekul pati yang panjang menjadi potongan - potongan yang lebih kecil. Enzim alfa-amilase ditambahkan untuk mengkatalisis (atau mempercepat) pemecahan molekul pati.

Saccharification

Potongan molekul pati dipecah menjadi glukosa gula sederhana. Reaksi ini dikatalisis oleh enzim yang disebut glukoamilase.

Fermentation

Mikroorganisme ber sel tunggal yang disebut ragi ditambahkan ke bubur. Fermentasi adalah proses biokimia yang terjadi ketika ragi memecah glukosa. Ragi mendapat energi dari glukosa. Sehingga, etanol diproduksi.

Destilation and Dehydration

Produk dari proses fermentasi hanya 10-15% etanol. Itu harus dipekatkan untuk menjadi etanol murni (100%). Etanol memiliki titik didih yang lebih rendah daripada air. Ini diuapkan dan dikondensasi secara selektif dalam proses yang disebut distilasi. Proses ini menghasilkan etanol yang murni 95%. Sisa 5% dari campuran adalah air. Campuran disaring dan didehidrasi untuk menghasilkan etanol murni.

Denaturation 

Sejumlah kecil bensin ditambahkan ke bahan bakar etanol agar tidak bisa diminum.

image source : ethanolrfa.org/ethanol-101/how-is-ethanol-made

Bagaimana cara untuk membuat etanol sendiri ?

Hal tersebut mungkin untuk dilakukan, ada beberapa tahapan yang diperlukan dan pastikan rekan rekan sudah memiliki bahan - bahan yang digunakan untuk dapat memproduksikan etanol sendiri. Secara umum prinsip produksi etanol secara mandiri atau pun skala industri tidak jauh berbeda, hal tersebut hanya bergantung pada peralatan yang digunakan. Pada skala industri, pembuatan etanol telah menggunakan peralatan - peralatan canggih sehingga proses pembuatan dapat lebih effesien daripada produksi skala mandiri.

Baca Juga : Ragi dan Cara Membuat Ragi Adalah

Berikut adalah cara membuat etanol

1. Punya Surat Izin

Rekan rekan analis yang ingin memproduksikan bahan kimia jenis ini seharusnya mempunyai surat izin produksi terlebih untuk bisa dikomersilkan walaupun kecil - kecilan. Hal ini untuk memastikan bahwa proses produksi aman dan ada pihak yang bertanggung jawab terhadap hal tersebut. Khusus di Kota Jakarta, rekan analis ruang analis bisa kunjungi web pelayanan.jakarta.go.id untuk mengetahui prasyarat tersebut. 

2. Alat dan Bahan

Berikut ini adalah bahan bahan yang bisa digunakan dalam pembuatan etanol seperti :

Bahan                            Kadar (%b) 
Buah Jeruk                   0,21 x 10-1
Buah Pir                        0,19 x 10-1 
Buah Lemon                 0,82 x 10-2
Buah Nanas                  0,48 x 10-2
Buah Apel                     0,76 x 10-3 
Jus Jeruk                      0,42 x 10-3 
Konsentrat Jeruk        0,68 
Jus Anggur                   0,94 x 10-3 - 0,84 x 10-2 
Cuka Anggur                0,38 x 10-2 10 Cuka Apel 0,0145 - 0,44

Kumpulkan buah dan sayuran yang sudah tua atau sudah lemat masa matangnya sebagai bahan utama untuk bisa difermentasikan. Rekomendasinya adalah buah yang memiliki sifat manis. 

Umumnya secara komersil bahan utama yang sering digunakan adalah tanaman jagung, tapi rekan rekan semua tetap bisa menggunakan bahan - bahan lainnya yang memiliki kadar gula yang tinggi

Buah - buah seperti apel, pisang, nanas, kentang mempunyai kandungan gula yang tinggi sehingga bisa rekan gunakan. 

cobalah untuk pergi ke warung - warung buah untuk mendapatkan buah - buah busuk ini secara gratis karna sudah tidak dijual lagi

image source : www.wikihow.com

3. ISI Drum Dengan Buah

Isi drum yang telah rekan rekan siapkan tadi dengan buah - buah yang telah diperoleh, pengisian dilakukan sampai drum terisi sepertiganya. 

Jangan mengisi bahan lebih dari setengah, karena dapat menyebabkan ledakan ketika proses fermentasi

Rekan analis bisa menggunakan drum baja atau besi selama proses ini. Paling rekomendasi drum baja volume 210 L, seperti yang sering ditemukan di pasaran. Jika tidak bisa didapatkan, bisa menggunakan drum kayu dan sebagainya.

image source : www.wikihow.com

4. Menghancurkan Bahan

Hancurkan bahan yang telah rekan analis isi dengan menggunakan benda benda tumpul, contohnya kayu, tongkat baseball, atau tongkat sapu. Tujuannya adalah supaya bahan yang dimasukan ke dalam drum tadi dapat homogen dengan cara diaduk dan dipukul - pukul. Dengan hal ini pula bahan bahan tadi dapat melepaskan gula alami lebih banyak dan memberikan banyak ruang supaya bisa dimasukan bahan tamabahan kemudian.

Proses pembuatan etanol ini cenderung berbau tidak sedap, pastikan selama proses pengerjaan dilakukan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari lingkungan sekitar, serta gunakan masker untuk meminimalisir tercium bau tidak sedap tersebut
image source : www.wikihow.com

5. Fermentasi

Fermentasikan bahan - bahan dengan menggunakan ragi destiler 1 - 2 pax. Kemudian aduk kembali hingga rata campurannya tersebut. 

Ragi adalah organisme sel tunggal, yang disebut Saccharomyces cerevisiae, yang membutuhkan makanan, kehangatan, dan kelembaban untuk berkembang. Ini mengubah makanannya — gula dan pati — melalui fermentasi, menjadi karbon dioksida dan alkohol - adalah.top

Secara umum gunakan 1 pax ragi destiler untuk setiap 20 lb atau 9.1 kg bahan materrial yang digunakan. Penggunaan ragi destiller ini penting untuk membuat etanol secara sempurna. 

Ragi Destiler adalah ragi khusus yang punya kemampuan kuat dalam memetabolisme gula dan menghasilkan alkohol sebagai produk sampingannya - turbodistillersyeast.com 
image source : www.wikihow.com

6. Menambahakan Air Bersih

Tambahkan air bersih atau air sudah difilter atau air suling. Rekan rekan bisa menambahkan hingga 1 -2 cm di atas permukaan bahan material tadi. Hal ini dilakukan untuk membuat agar bahan material tetap lembab sehingga proporsi yang tepat bergantung pada bahan yang digunakan

Penggunaan air keran umumnya dapat menyebabkan kontaminasi pada proses pembuatan sehingga sebaiknya jangan digunakan.

image source : www.wikihow.com

7. Menutup Drum

Hal ini merupakan salah satu bagian penting pada proses fermentasi. Rekan analis harus menutup drum atau tempat yang digunakan pada proses ini dengan benar sehingga udara luar tidak dapat masuk ke dalam drum. 

Salah satu langkah yang bisa diambil adalah dengan menggunakan plastik yang diletakan diatas tutup drum, kemudian diikat dengan baik sehingga udara luar tidak dapat masuk.

image source : www.wikihow.com

8. Tunggu Selama 1 Minggu

Selama proses ini diamkan selama 1 minggu. Umumnya proses fermentasi berlangsung selama 7 - 10 hari agar kandungan gula dalam buah dan sayuran terurai sempurna. 

Jangan membuka drum selama waktu tersebut pada kondisi apapun, sehingga hasil fermentasi dapat menghasilkan alkohol atau etanol sebagai produk lainya.

image source : www.wikihow.com

9. Gunakan Hidrometer Untuk Mengecek Kandungan Gula

Rekan analis bisa mengecek kandungan gula di dalam drum selama proses ini setiap hari. Tujuannya adalah untuk menentukan apakah kandungan gula sudah terurai sempurna. 

Umumnya satuan yang digunakan dalam pada hidrometer adalah ppg (pounds per galon) 

image source : www.wikihow.com

10. Destilasi

Setelah 7 - 10 hari pastikan kandungan gula pada buah sudah terfermantasi sempurna menjadi material cair. Selanjutnya dilakukan proses destilasi. Pindahkan bahan - bahan yang sudah mencair tadi ke dalam peralatan destilasi untuk dilakukan penyulingan.

Jangan lebih dari 7 - 10 hari karena akan menyebabkan bakteri lain dapat tumbuh 

Untuk peralatan penyulingan banyak dijumpai di toko - toko kimia. Harga bervariasi, namun apa bila cukup mahal rekan rekan bisa menyewa saja untuk waktu tertentu

image source : www.wikihow.com

11. Panaskan Bahan Material

Panaskan bahan material rekan rekan dengan api sehingga dapat memisahakn etanol dan air. Masing masing peralatan destilasi berbeda, pastikan tetap mengikuti aturan penggunaannya. 

Etanol memiliki titik didih yang lebih rendah daripada air, hal ini akan menyebabkan etaniol menguap terlebih dahulu dari pada air. 

image source : www.wikihow.com

Nah pada akhirnya akan menghasilkan etanol dari sini. Umumnya 25 kg buah dan sayuran sebagai bahan material, hanya akan menghasilkan 11 liter etanol.

Demikianlah langkah - langkah membuat etanol dalam skala industri dan secara sederhana. Semoga cara - cara tersebut dapat berguna untuk rekan analis semua. 

Terima kasih semunaya


source :

Share:

0 Comments:

Posting Komentar