Jumat, 10 Juni 2022

, , , , , , , , , ,

Demulsifier Adalah Chemical Penentu Kualitas Minyak

Ruanganalisa.com - Hai rekan analis, kali ini admin analis akan membahas salah satu chemical yang sudah dibahas sebelumnya yakni, Demulsifier. Demulsifier adalah chemical penting dalam aktivitas produksi sumur minyak. Apa itu demulsifier ? kegunaan demulsifier ? serta parameter penting pada pengujian di laboratorium untuk demulsifier ? Yuk simak di Ruang Analisa

Apa itu demulsifier, demulsifier, demulsifier adalah, emulsi adalah, cara memecah emulsi
www.ruanganalisa.com/demulsifier-adalah-chemical-penentu-kualitas-minyak

Emulsi

Emulsi adalah tercampurnya dua fasa zat yang dalam keadaan normal tidak bercampur. Emulsi ini terbagi menjadi dua yakni : minyak pada air (O/W) dan air pada minyak (W/O) bergantung dari rasio air dan minyak yang terkandung

Emulsi adalah kondisi dua zat cair yang pada kondisi alami tidak dapat bercampur, namun pada kondisi tertentu dua zat cair tersebut menyatu menjadi satu fasa - Wikipedia

Emulsi pada industri minyak menjadi salah satu masalah utama di lapangan. Terjadinya emulsi minyak dan air ini akan mengurangi kualitas dari minyak yang akan digunakan pada proses selanjutnya.

Emulsi umumnya terjadi karena adanya agitasi atau pengadukan yang biasanya pula terjadi karena aliran turbulen pada pipa alir maupun pada storage tank atau tangki produksi

Masalah emulsi yang terjadi di lapangan harus segera diselesaikan agar tidak mengurangi kualitas dari minyak atau crude oil yang dihasilkan. Semakin tinggi emulsi akan menyebakan menyebakan nilai API crude oil rendah. Selain itu pula, banyaknya air yang terperangkap dalam minyak ini menyebabkan nilai sediment and water (S&W) pada minyak menjadi tinggi sehingga menurunkan harga crude oil pada proses penjualan

Salt content dalam hal menjadi salah satu parameter yang juga mempengaruhi nilai dari emulsi ini, karena semakin tinggi nilai salt content pada crude oil akan memberikan tingkat kestabilan yang lebih baik emulsi. 

Cara memecah emulsi

Terdapat beberapa cara untuk memecah emulsi ini baik secara fisika, kimia. 

Secara fisika 

Secara fisika bisa dengan menggunakan metode settling gravitasi. Metode settling gravitasi memanfaatkan gaya gravitasi sehingga air secara perlahan akan turun akibat densitas yang lebih tinggi

Kelebihan dan kekurangan

Kelebihannya adalah tidak memerlukan biaya karna langsung memanfaatkan kondisi alam

kekurangannya adalah dibutuhkan waktu yang cukup lama agar hasilnya bisa memuaskan.

Selain dengan metode settling, secara fisika bisa dengan melakukan pemanasan, namun menurut saya dilapangan hal ini kurang begitu perform untuk bisa digunakan

Secara Kimia

Pada pengaplikasian di lapangan sumur minyak solusi kimia menjadi cara paling utama yang digunakan dalam memecah emulsi, yakni penginjeksian Chemical Demulsifier.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihannya adalah dengan injeksi demulsifier maka air pada minyak akan terpisah lebih cepat bahkan dengan hitungan jam jika chemical yang digunakan cocok. 

Kekurangannya adalah dibutuhkan biaya dan pengujian terhadap chemical demulsifier agar dapat menentukan chemical yang cocok untuk diaplikasikan 

Apa Itu Demulsifier ?

Demulsifier adalah chemical yang berperan utama dalam memecah emulsi antara minyak dan air. Chemical ini utamanya digunakan pada sumur minyak yang memiliki kandungan emulsi yang banyak.

Prinsip kerja dari chemical demulsifier ini adalah dengan menurunkan tegangan antar muka antara partikel minyak dan air, dengan menurunnya tegangan antar muka selanjutnya partikel - partikel ini akan lebih mudah menyatu dan menjadi partikel yang lebih besar.

Baca Selengkapnya : Perbedaan Emulsi dan Suspensi

Umumnya demulsifier ini berbasis oil sehingga dari parameter pengujian akan larut pada minyak

Karakteristik Demulsifier

Chemical demulsifier memiliki karakteristik berbeda - beda. Bergantung pada rasio raw material yang digunakan pada chemical, selain itu hal ini bergantung pada permintaan di lapangan. 

Secara umum demulsifier memiliki karakter sebagai berikut

  • Berbentuk Cair
  • Berwarna 
  • Density 0.800 - 1.000 gr/cc
  • Larut di dalam minyak atau hidrokarbon
  • pH 6 - 9
  • Pour point < 20 C
  • Tidak Settling 

Kegunaan Demulsifier

Kegunaan utama pada demulsifier adalah untuk memecah emulsi sehingga kandungan air yang terdapat pada minyak bisa melepaskan diri.

Umumnya karakteristik emulsi yang terjadi pada masing masing lapangan minyak berbeda - beda. Sehingga demulsifier yang digunakan pun akan berbeda - beda. Hal ini berarti sebelum diaplikasikan di lapangan, demulsifier harus dilakukan uji terlebih dahulu di laboratorium.

Pengujian di laboratorium biasanya menggunakan bottle test untuk melihat apakah performa dari demulsifier cocok untuk diaplikasikan pada lapangan tersebut. 

image source : www.ruanganalisa.com

Setelah dilakukan bottle test, selanjutnya akan dilakukan field test langsung di lapangan sehingga lebih merepresentatisikan kondisi yang ada di lapangan. 

Lihat disini : Cara Pengujian Bottle Test Demulisifier

PENUTUP

Demulsifier adalah chemical yang berguna dalam mengatasi permasalahan kualitas crude oil yang terjadi akibat adanya emulsi baik yang terjadi di dalam flow line atau pun di dalam tanki penampung atau storage tank. 

Demikianlah pembahasan singkat tentang demulsifier kali ini, semoga dapat memberikan manfaat untuk rekan - rekan analis ruang analisa semua. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya


source :
1] Nuri, Wasir., "Pengaruh Daya Listrik Oven Gelombang Mikro terhadap Pemecahan Emulsi Minyak Mentah Cepu" 2013 : Yogyakarta

Share:

0 Comments:

Posting Komentar