Sabtu, 04 Juni 2022

, , , , , ,

Ragi Adalah Bahan Penting Fermentasi, Simak Lebih Dalam

Ruanganalisa.com - Hai Rekan Analis, pada pembahasan kali ini admin analis akan membahas tentang ragi, ragi adalah bahan penting pada proses fermentasi. Namun, apa itu ragi ? berapa jenis ragi ? bagaimana mendapatkan ragi di pasaran ? Simak semuannya di Ruang Analisa

Apa itu,Cara Membuat,Kegunaan,Ragi,Insight,Pengetahuan,Ragi Adalah
www.ruanganalisa.com/ragi-adalah-bahan-penting-fermentasi.html

Apa itu Ragi ?

Ragi adalah organisme sel satu yang berkembang biak dengan adanya oksigen kemudian setelah mengkonsumsi oksigen ia akan mengubah gula pada bahan tertentu yang dapat difermentasi menjadi alkohol. Tanpa ragi, tidak dapat memproduksi berbagai macam jenis atau bahan bakar etanol.

Ya, Ragi ternyata adalah makhluk hidup yang berkembang biak dengan cara membelah diri sebagai mana microorganisme ber sel satu lainnya. Ragi ini termasuk dalam golongan fungi seperti jamur. Oleh karna itu, dalam bahasa Latin ragi berarti Jamur Gula. 

Ragi akan memakan kandungan gula pada makanan dan mengubahnya menjadi alkohol dan gas karbondioksida, umumnya berlangsung selama 7 - 10 hari.

Menurut US.Wheat Assosiates, Ragi terdiri atas sejumlah kecil enzim yakni enzim protease, enzim lipase, enzim invertase, enzim maltase dan enzim zymase. Enzim Invertase, Maltase dan Zymase adalah enzim yang paling penting dalam ragi. 

Enzim protease

Enzim protease adalah enzim pada ragi yang bertugas dalam melemahkan kandungan protein pada tepung sehingga dapat merubah susunan dan sifat pada adonan

Enzim Lipase

Enzim Lipase adalah enzim pada ragi yang bertugas menguraikan lemak padat dan cair

Enzim invertase

Enzim invertase adalah enzim yang bekerja pada terhadap awal aktivitas fermentasi. Enzim ini mengubah gula (sukrosa) yang terlarut dalam air menjadi gula sederhana yang terdiri atas glokosa dan fruktosa. Gula sederhana kemudian dipecah menjadi karbondioksida dan alkohol. 

Enzim Maltase

Enzim Maltase adalah Enzim ini terdapat dalam ragi, memisahkan gula maltose menjadi dua bagian dextrose.

Enzim Zimase 

Enzim Zimase adalah enzim yang terdapat dalam ragi berfungsi mengubah berbagai jenis gula menjadi alkohol dan karbon dioksida.

Proses pengembangan adonan dapat terjadi apabila ragi dicampur dengan bahanbahan lain dalam pembuatan roti, maka ragi akan menghasilkan CO2. Gas inilah yang menjadikan adonan roti menjadi mengembang. Proses pengembangan adonan yang dilakukan oleh ragi ditunjang oleh penggunaan bahan lain yaitu gula sebagai sumber energi.

Jenis - Jenis Ragi

Menurut Mudjajanto Eddy Setyo dan Lilik Noor Yulianti pada tahun 2009 menyatakan bahwa umumnya terdapat tiga jenis ragi yakni 

1. Ragi Kue atau Compressed Yeast

Ragi kue adalah ragi yang dasarnya berbentuk cair hingga 70 %. Karna bentuknya yang cair maka umur penggunaan ragi ini relatif singkat dan harus disimpan pada suhu yang dingin tidak lebih dari 1 derajat C. Ragi jenis ini sering digunakan pada pembuatan tape.

image source : bellavitashop.co.uk

2. Ragi Kering atau Dry Yeast

Ragi kering adalah ragi yang pada dasarnya mengandung kadar air lebih sedikit daripada ragi kue, hanya sekitar 7 - 9 % kadar air. Ragi ini terjadi karena proses pengeringan dan kemudian digiling

Ragi kering umumnya sering digunakan untuk adonan adonan yang perlu pengembangan lebih lama karena sifatnya yang lama dalam bereaksi. Sebelum digunakan ragi ini harus direndam terlebih dahulu pada air dengan perbandingan 4 (air) : 1 (Ragi) selama kurang lebih 10 - 30 menit

Jangan biarkan ragi ini terkena panas hingga lebih dari 45 C, karena ragi rentan terhadap suhu panas sehingga nantinya tidak dapat digunakan

image source : unsplash.com/Karyna Panchenko

3. Ragi Instant atau Instant Yeast

Ragi instant adalah ragi yang umum dijumpai di pasaran karena sifatnya yang instant bisa langsung digunakan, tidak seperti ragi di atas memerlukan preparasi lebih dalam sebelum bisa digunakan. Ragi instant tidak perlu direndam atau diremukan terlebih dahulu sebelum digunakan. Namun terkadang ada juga rekan rekan yang direndam terlebih dahulu supaya merata, bebas tapi tidak diharuskan.

Ragi instant mirip dengan ragi kering tapi secara visual ragi instant berbentuk lebih halus dan ragi ini bisa bertahan sampai 2 tahun jika disimpan di dalam freezer.

Ragi ini memang rekomendasi pada pembuatan roti, bakpau atau makanan lainnya yang menggunakan ragi. 

Fermipan adalah salah satu ragi instant di pasaran (image source : shoppe.co.id)

Kegunaan Ragi

Ragi memiliki berbagai macam kegunaan dalam kehidupan sehari - hari, khususnya terkait dengan makanan yang kita konsumsi

Kegunaan ragi pada makanan

  • Membuat adonan kue atau makanan lainnya mengembang
  • Membentuk aroma dan rasa
  • Membentuk tekstur makanan yang empuk
  • Memperpanjang umur makanan tanpa pengawet
  • Mudah dicerna

Kegunaan ragi pada kesehatan

  • Mengontrol Diabetes
  • Memperbaiki kinerja pencernaan
  • Mengobati anemia
  • Menurunkan kolestrol
  • Mencegah penuaan dini
  • Melawan Bakteri
  • Meningkatkan laktasi
  • Menurunkan depresi sehingga tetap rileks

Kegunaan ragi pada industri

  • Membuat alkohol
  • Membuat bahan bakar etanol
Baca Selengkapnya : Etanol adalah

image source : unsplash.com/Markus Spiske

Cara Membuat Ragi Alami

Berikut adalah cara membuat ragi alami secara sederhana yang tentunya bisa rekan analis lakukan di rumah

Baca Juga : Cara Membuat Etanol

Alat dan Bahan

  • Toples Kaca
  • 50 gram Apel yang dipotong kecil
  • Air Bersih 100 ml
  • 1 sendok makan gula kastor
  • Panci

Gula kastor adalah istilah untuk gula pasir yang sangat halus

Instruksi Pengerjaan

  1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan, pastikan semua peralatan bersih dan telah di cuci dengan sabun. Sebaiknya tidak menggunakan spons saat pencucian karana spons mengandung banyak bakteri
  2.  Siapkan panji, kemudian tambahkan air bersih di dalamnya
  3. Masukan toples kaca ke dalam panci yang berisi air tadi
  4. Panaskan panci dengan kompor hingga mendidih
  5. Apabila sudah mendidih tutup panci selama kurang lebih 5 menit, hal ini dilakukan untuk membunuh bakteri yang masih menempel pada toples
  6. Setelah itu, keluarkan toples dari panci
  7. Masukan bahan - bahan yang telah disiapkan ke dalam toples, aduk hingga merata kemudian toples ditutup namun jangan terlalu erat karena selama proses ini ragi menghasilkan gas karbondikosida yang dapat memberikan tekanan pada toples sehingga bisa menyebabkan ledakan
  8. Lakukan pengadukan pada isi toples sekali sehari, namun jangan dilakukan pengadukan saat proses fermentasi dimulai
  9. Diamkan proses fermentasi selama 3 - 5 hari kedepan, lakukan pengecekan setiap hari
  10. Simpan di tempat yang suhu konstant diangka 25 - 27 C seperti di dalam styrofoam
  11. Ragi pada apel telah selesai apabila secara visual telah terdapat gelembung - gelembung udara
  12. Simpan di dalam kulkas atau lemari es selama kurang lebih 2 minggu
  13. Lakukan penyaringan untuk mendapatkan cairannya
  14. Ragi alami siap digunakan

Fermipan

Fermipan adalah contoh jenis ragi yang umum dijumpai di pasar. Jenis ragi ini adalah ragi instant dry sehingga bisa langsung digunakan. 

Bagi anda yang merasa ribet atau kurang praktis apabila membuat ragi, anda bisa menggunakan ragi instant seperti Fermipan ini dalam membuat adonan roti atau makanan lainnya.

Harga Fermipan di pasaran cukup terjangkau di kisaran harga 4000 - 5000 rupiah per sachet untuk 11 gr ragi

Harga Fermipan : Rp 4000 - 5000 / Pcs / 11 gr

Fermipan  (image source : shoppe.co.id)

Penutup

Ragi adalah bahan penting pada proses fermentasi makanan dan pembuatan bahan kimia lainnya. Ragi memiliki berbagai macam jenis dan kegunaan dalam kehidupan kita baik untuk makanan, kesehatan atau proses industri lainnya. Cara membuat ragi juga bisa dilakukan di rumah secara alami dan sederhana sebagai bahan pembelajaran yang penting rekan rekan bisa mengetahui konsep dasar pembuatan ragi. Ragi yang umum dijumpai di pasar salah satunya adalah ragi instant fermipan yang bisa langsung digunakan pada adonan kue atau adonan lainnya. 

Demikianlah pembahasan terkait ragi kali ini, semoga pembahasam ini dapat memberikan manfaat untuk rekan analis dan admin analis khususnya. Ilmu yang baik adalah ilmu yang diterapakan, terima kasih


Salam

source : 
Share:

0 Comments:

Posting Komentar