Rabu, 13 Juli 2022

, , , , , , ,

Gas Chromatography Adalah Instrument Penting Laboratorium

Gas Chromatography adalah salah satu instrument yang digunakan untuk menganalisa komponen - komponen utama penyusun senyawa kimia di alam. Dengan berbagai prinsip kerjanya alat ini mampu mengetahui tidak hanya kualitas namun juga kuantitasnya. Berikut adalah penjelasan Gas Chromatography sebagai salah satu alat instrument penting di laboratorium.

    Hai Rekan Analis, kembali lagi di ruang analisa. Saat ini mari kita simak penjelasan terkait Gas Chromatography yang tidak lain adalah salah satu instrument penting di laboratorium. Bagaimana detailnya ? check this out

    Natural Gas,Gas Chromatography,Gas Chromatography Adalah,Laboratorium,Komponen GC,Ruang Analisa
    www.ruanganalisa.com/gas-chromatography-adalah-instrument-laboratorium

    DEFINISI GAS CHROMATOGRAPHY

    GC atau Gas Chromatography adalah alat instrument yang digunakan untuk   melakukan  pemisahan  dan  identifikasi  semua  jenis  senyawa  organik  yang  mudah  menguap  dan  untuk  melakukan  analisis  kualitatif  dan  kuantitatif  senyawa  dalam  suatu  campuran.

    Kromatografi Gas adalah  teknik  instrumental  yang  dikenalkan  pertama    kali  pada  tahun  1950.  Saat  ini  Gas  Chromatography merupakan  alat  utama  yang  digunakan  dalam  laboratorium  untuk  melakukan  analisis  terutama  untuk  sampel  gas.

    Penentuan komposisi dari komponen yang terdapat dalam gas alam (Natural Gas) bergantung pada  letak sumur pengeboran. Banyak senyawa – senyawa kimia lain yang terdapat dalam sampel gas alam  selain hidrokarbon sebagai penyusun utamanya misalnya komponen impurities seperti hidrogen sulfida dan karbondioksida. Hal ini dipengaruhi  oleh  letak  sumur  pengeboaran  dan  kondisi  cuaca  pada  saat  pengambilan sampel gas alam di sumur pengeboran gas alam. 

    Baca Juga : Perbedaan HPLC dan GC

    Selain itu, komponen yang sangat besar pengaruhnya terhadap volume dari sampel gas alam adalah hidrogen sulfida. Hal ini disebabkan  karena  komponen  inert  ini  memiliki  pengaruh  yang  sangat  besar baik terhadap volume dari gas dan juga terhadap peralatan yang digunakan dalam sampel pengambilan  gas  alam. Komponen  inert  ini  dapat  merusak  peralatan  karena  dapat  menyebabkan perkaratan terhadap peralatan yang digunakan dalam pengambilan sampel gas alam. 

    PRINSIP KERJA GAS CHROMATOGRAPHY

    Prinsip kerja pada gas chromatography adalah perbedaan kecepatan migrasi oleh suatu komponen dalam suatu senyawa. Misal komponen penyusun senyawa dalam Gas A adalah Metana, Etana, dll. 

    Secara lebih dalam terdapat 4 prinsip kerja pada alat gas chromatography

    1. Sampel

    Sampel akan diinjeksikan ke dalam injektor kemudian diuapkan hingga hasilnya berubah menjadi uap atau gas. Cuplikan yang sudah berbentuk menjadi gas/uap akan masuk ke dalam kolom pemisah. Kemudian komponen-komponen sampel yang akan terpisah ketika melewati kolom karena perbedaan daya adsorpsi fasa diam dari komponen sampel tersebut. 

    Komponen yang telah terpisah didorong oleh fasa gerak agar dapat bergerak di sepanjang kolom yang berupa pita-pita. Sampel yang telah dipisahkan menjadi komponen - komponen akan keluar dari kolom bersama fasa gerak. 

    Konsentrasi komponen dapat diukur dengan detektor yang menghasilkan sinyal untuk dikirim ke pencatat. Komponen-komponen sampel yang telah terpisah juga menghasilkan kurva - kurva karena masing - masing komponen ditahan pada kolom dalam waktu berbeda-beda. Jangak waktu lamanya komponen ditahan oleh kolom adsorpsi menjadi ciri khas komponen dengan sebutan waktu tambat atau waktu retensi.

    2. Interface

    Prinsip ini dikenal sangat penting karena prosesnya memiliki keterkaitan erat dengan gas carrier. Bagian interface menghubungkan antara gas chromatography dengan spektrometri massa ketika dalam kondisi hampa udara yang tinggi. 

    Tujuan interface adalah menghilangkan gas pembawa tanpa menghilangkan analit. Pemindahan analit yang ideal harus secara kuantitatif dan mampu mengurangi tekanan serta laju alir ke sebuah tingkat sehingga dapat ditangani spektrum massa.

    Analit adalah senyawa kimia yang menjadi target analisis, misalnya kita ingin mengetahui kandungan vitamin A pada Apel. Analit dalam hal ini adalah vitamin A 

    3. Spektrometri Massa

    Spektrometri massa memiliki prinsip kerja sampel diuapkan dalam keadaan vakum. Selanjutnya akan dialirkan menuju ruang peng-ion. Di ruang inilah, sampel ditembak dengan arus partikel berenergi tinggi. Hasil adalah ion dengan kelebihan energi atau disebut juga radikal ion yang mampu memecah dan tidak bisa dipecah juga. 

    Spektrometri massa hanya mendeteksi ion-ion positif dan dipresentasikan menjadi grafik atau tabel yang memuat puncak (massa/muatan) dengan intensitas tergantung kelimpahan relatif ion.

    4. Sistem Pengolahan Data

    Prinsip kerja yang terakhir dari gas chromatography adalah sistem pengolah data. Sesuai namanya, sistem ini berguna untuk pengolahan dan memberikan data analisis. Selain itu juga berguna untuk menyimpan data analisis sebagai pembanding dari data analisis analit hasil penentuan. 

    Data-data tersebut diberikan dengan tingkat keakuratan tinggi dan berkaitan erat dengan penelitian atau eksperimen yang sedang dijalankan. Sistem pengolah data sangat penting agar data-data tersebut bisa disimpan untuk mendukung penelitian menjadi lebih baik lagi.

    KOMPONEN - KOMPONEN GAS CHROMATOGRAPHY

    Pada suatu alat GC umumnya terdapat beberapa bagian penting sehingga dapat memberikan jaminan hasil pengujian yang baik. Bagian - bagian gas chromatography itu antara lain

    1. Kolom GC

    Kolom kromatografi gas adalah salah satu bagian penting pada instrument ini. Kolom berfungsi menjadi tempat pemisahan komponen - komponen kimia yang mana di dalam kolom ini terdapat fase diam. Fase diam atau absorben adalah fase yang tidak bergerak atau tidak ikut bersama dengan sampel atau analit. 

    GC Column,Ruang Analisa
    Packed Column | Ruang Analisa

    Pada Gas Chromatography secara umum ada dua kolom yang digunakan

    • Capilary Column
    • Packed Column

    Penggunaan masing - masing kolom bergantung pada jenis sampel yang akan dipisahkan atau dianalisa dan detektor GC yang digunakan

    2. Detektor GC

    Detektor kromatografi gas adalah bagian yang diletakkan pada ujung kolom tempat keluar fase gerak (gas carrier) yang membawa komponen hasil pemisahan sampel. Dalam hal ini detektor pada kromatografi gas adalah sensor elektronik yang berfungsi mengubah signal gas carrier dan komponen di dalamnya menjadi signal elektronik. Signal elektronik ini berguna dalam analisis kualitatif dan kuantitatif terhadap komponen yang terpisah di antara fase gerak dan fase diam.

    Terdapat beberapa jenis detektor yang digunakan pada kromatografi gas

    • Flame Ionization Detector
    • Thermal Conductivity Detector
    • Electron Capture Detector
    • Flame Photometric Detector
    • Flame Thermionic Detector
    • Mass Spectrometer

    Baca Disini : Jenis - Jenis Detektor Pada Kromatografi Gas

    3. Oven

    Oven kolom pada kromatografi gas adalah suhu operasi yang ada di sekitar kolom GC. Suhu pada oven ini bervariasi bergantung pada jenis sampel yang dianalisa dan detektor GC yang digunakan. Umumnya berkisar antara 50 - 250 C. Tidak menjadi masalah jika berbeda

    Dalam hal ini komponen senyawa yang memiliki titik didih lebih tinggi dari temperature oven kolom akan mengalami kondensasi pada bagian bagian awal kolom. 

    4. Sampel Injektor

    Sampel injektor dalam hal ini adalah tempat sampel diinjeksikan sehingga bisa diproses oleh gas chromatography. 

    Injector,Ruang Analisa
    Sample Injector | Ruang Analisa

    5. Regulator Control Tekanan

    Regulator control tekanan ini bisa digunakan untuk mengatur tekanan gas carrier yang masuk pada gas chromatography sehingga tetap stabil dimana tidak terlalu besar dan terlalu kecil masuk ke dalam GC. 

    6. Gas Carrier

    Gas carrier gas chromatography adalah gas yang berperan sebagai fase gerak. Gas carrier berfungsi sebagai pembawa dari sampel yang akan dipisahkan melalui kolom - kolom kromatografi. Umumnya pada gas chromatography gas carrier yang digunakan adalah helium. 

    Gas Carrier Filter | Ruang Analisa

    Gas carrier sebelum masuk ke dalam GC akan melalui Gas Carrier Filter, Gas Carrier Filter akan menahan atau memfilter apabila pada gas carrier terdapat H2O atau Moisture content sehingga GC menjadi tetap aman.

    CARA MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAPHY

    Cara menggunakan GC setiap brand atau tipe berbeda - beda bergantung pada buku petunjuk penggunaan GC. Namun secara umum, analisa menggunakan GC cukup mudah. 

    • Hidupkan Alat GG
    • Hubungkan dengan komputer yang akan digunakan
    • Setelah terhubung, lakukan conditioning selama beberapa menit sebelum memulai analisa
    • Kemudian lakukan analisa gas standar terlebih dahulu
    • Setelah komposisi gas standar sesuai dengan sertifikat, lakukan analisa sampel dengan prosedur yang sesuai
    • Hasil akan keluar dengan otomatis
    • Kondisikan alat sebelum dimatikan dengan menurunakan temperature kolom dan oven
    • Matikan alat Gas Chromatography

    Demikianlah cara menggunakan alat gas chromatography secara singkat. 

    Lihat Disini : Cara Mengoperasikan Gas Chromatography Lengkap

    PERAWATAN GAS CHROMATOGRAPHY

    Cara perawatan gas chromatography ada berbagai macam di luar kegiatan maintenance GC. Ada beberapa hal penting agar GC bisa berumur panjang diantaranya sebagai berikut

    • Rekan - rekan pemula atau baru menggunakan alat instrument GC sebaiknya mencari tahu terlebih dahulu manual book atau buku petunjuk penggunaan alat ini atau bisa juga meminta senior yang lebih berpengalaman untuk memberikan petunjuk langsung kepada anda.
    • Mati listrik secara tiba - tiba bisa menyebabkan masalah kelistrikan pada GC seperti konsleting dan sebagainya. Sebaiknya gunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) yang berfungsi sebagai baterai yang mampu menahan mati mendadak dari alat GC. Dengan UPS rekan rekan bisa mematikan GC terlebih dahulu sesuai dengan prosedur mematikan alat yang benar
    • Melakukan Re-kalibrasi secara berkala seperti 1 bulan atau 3 bulan sekali atau apabila hasil standar sudah mulai bergeser dari nilai sertifikat. Hal ini juga penting untuk menjamin hasil pengujian
    • Tutup valve gas carrier setelah alat digunakan, hal ini dilakukan untuk mengemat pemakaian gas carrier yang digunakan
    • Lakukan conditioning sebelum melakukan analisa gas
    • Matikan Alat GC setelah selesai digunakan sesuai dengan prosedur yang benar

    KALIBRASI GAS CHROMATOGRAPHY

    Kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu. 
    - ISO/IEC 17025:2005 [1]

    Secara sederhana kalibrasi adalah kegiatan membandingkan hasil aktual dengan hasil yang berdasarkan sertifikat standard yang digunakan. 

    Tujuan Kalibrasi

    • Mendapatkan ketelusuran hasil pengukuran
    • Menentukan koreksi akibat adanya deviasi atau penyimpangan pada suatu alat
    • Memberikan jaminan terhadap hasil pengujian yang dilakukan

    Manfaat Kalibrasi

    • Menjaga sistem mutu yang diterapkan pada suatu tempat
    • Mengetahui koreksi yang terjadi pada alat sehingga bisa ditambahkan faktor koreksinya
    • Menjaga alat ukur supaya tetap sesuai dengan speknya

    Kapan Kalibrasi Perlu Dilakukan Pada Alat

    • Pada alat, Instrument atau Bahan yang baru
    • Pada setiap jumlah waktu tertenu (cth : 1 bulan)
    • Pada setiap jumlah penggunaan tertentu (cth : 20 kali uji)
    • Ketika hasil pengukuran menyimpang jauh dari biasanya

    Kalibrasi pada alat Gas Chromatography

    Pada alat GC kalibrasi dilakukan dengan membandingkan hasil uji standar terhadap sertifikat standar yang menjadi acuan setiap komponen - komponen gas.

    Kalibrasi dapat dilakukan hingga 1 minggu hingga 1 bulan sekali bergantung pada jumlah pengujian yang dilakukan pada alat gas chromatography. Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, kalibrasi pada GC diperlukan untuk menjamin hasil pengukuran atau pengujian yang dilakukan berdasarkan ISO/IEC 17025.

    Cara melakukan kalibrasi pada alat gas chromatography bisa dengan mengikuti manual book yang diberikan setiap GC. Hal ini karena setiap GC memiliki spesifikasi dan cara operasi sendiri - sendiri yang mana GC 1 dalam pengoperasian alat belum tentu sama dengan GC 2, sehingga harus kembali lagi pada manual book GC yang digunakan. 

    Cara kalibrasi pada GC Agilent Technologies 6890N cukup mudah. Dengan mengikuti beberapa langkah, rekan rekan sudah bisa melakukan kalibrasi pada alat GC ini. 

    Lihat Disini : Langkah - Langkah Kalibrasi Alat Gas Chromatography

    MAINTANCE GAS CHROMATOGRAPHY

    Maintenance adalah kegiatan yang bertujuan untuk menjaga atau mengembalikan performa alat atau instrument ke kondisi semula atau kondisi terbaiknya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kerusakan permanent pada alat yang tentu akan lebih banyak merugikan pengguna.

    Pengaruh maintenance ada pada performa, produktivitas, kualitas hingga effesiensi alat. Jika maintenance rutin dilakukan, masalah terhambatnya produksi dan efesiensi dapat di minimalisir dengan baik. 

    Kegiatan maintenace secara umum  ada 4, apa aja :

    • Pengecekan (Checking)
    • Pelumasan (Lubricating)
    • Perbaikan (Repairing)
    • Penggantian Spare Part (Substituting)

    Maintenance terbagi menjadi 3 macam kategori berdasarkan waktu dan kondisi

    1. Breakdown Maintenance

    Breakdown maintenance adalah kegiatan maintenance yang dilakukan saat alat mengalami kerusakan hingga tidak bisa / tidak mampu beroperasi sebagaimana mestinya. Hal ini merupakan kegiatan yang tidak diinginkan oleh pengguna atau perusahaan karena menyebabkan matinya proses produksi yang diterapkan pada alat tersebut. Namun, apabila hal ini terjadi rekan - rekan segera identifikasi akar permasalahnnya dan perbaikan secara personal, jika kerusakan yang terjadi cukup berat silahkan menggunakan jasa terkait dengan alat atau instrument yang digunakan. 

    2. Preventive Maintenance

    Preventive maintenance sesuai namanya adalah maintance yang dilakukan pada alat sebelum alat tersebut rusak atau tidak dapat dioperasikan secara normal. Maintenance ini baik untuk dilakukan karena alat masih bisa digunakan, tidak menghambat proses produksi atau proses analisa. 

    Preventive maintenance dilakukan bisa dilakukan dengan dua cara yaitu Periodic Maintenance & Predictive Maintenance. 

    Periodic Maintenance 

    adalah kegiatan maintenance alat yang dilakukan secara berkala seperti setahun sekali, tiga bulan sekali atau berapapun juga. Hal ini dilakukan untuk mengetahui performa alat dan mencegah terjadinya mati total pada alat. Pada kegiatan periodic maintenance bisa dilakukan cleaning alat dari sampah atau debu yang menempel, Pengecekan spare part atau bagian bagian pada alat apakah ada yang rusak, bocor atau tidak sesuai, Penggantian bagian alat atau spare part apabila sudah tidak bagus lagi seperti filter yang umumnya diganti secara berkala.

    Predictive Maintenance 

    adalah kegiatan maintenance alat yang dilakukan dengan melihat kondisi alat. Predictive maintenance akan melihat kondisi atau performa alat dari hasil pengujian - pengujian. Hal ini dilakukan untuk mencegah alat mengalami kerusakan total.

    3. Corrective Maintenance

    Corrective maintenance adalah kegiatan maintenance alat yang dilakukan untuk memperbaiki alat atau instrument supaya bisa bekerja secara normal. Dalam hal ini alat yang digunakan tidak harus presisi namun tetap bisa digunakan seperti kompressor ban dan sebagainya

    Maintenance Pada Gas Chromatography

    Maintenance pada alat gas chromatography adalah kegiatan menginspeksi atau mengecek performa gas chromatography sehingga mampu bekerja dengan baik dan presisi sesuai dengan standar yang digunakan. 

    Pada alat gas chromatography perlu dilakukan kegiatan preventive maintenance dan breakdown maintenance hal ini bertujuan untuk menjaga performa alat dan lifetime dari alat gas chromatography ini. 

    Preventive maintenance pada GC

    Kegiatan maintenance preventive pada gc dilakukan secara berkala atau periodic maintenance untuk menjamin mutu hasil pengujian dan mencegah kerusakan alat yang lebih cepat. Maintenance preventive ini bisa dilakukan dengan 

    • Membersihkan GC dari debu dan sampah disekitar GC
    • Pengecekan Filter Gas Carrier apakah masih baik untuk digunakan
    • Pengecekan tinta printer, bisa refill jika sudah habis atau mulai buram
    • Pengecekan jumlah tekanan gas carrier yang tersisa
    • Pengecekan suhu oven apakah sudah sesuai dengan settingan alat

    Breakdown Maintenance pada GC

    Kegiatan breakdown maintenance ini dilakukan ketika GC sudah tidak mampu lagi bekerja normal hingga mati total atau tidak bisa lagi dioperasikan. Breakdown maintenance dilakukan untuk dapat menghidupkan atau mengembalikan GC agar bisa beroperasi secara normal. Umumnya hal ini akan merugikan laboratorium atau perusahaan yang menggunakan GC karena GC tidak dapat dioperasikan sama sekali. Dalam hal ini maintenace harus melalui personil atau teknisi GC khusus

    Umumnya terdapat beberapa hal yang membuat GC harus dilakukan breakdown maintenance ini.

    • Valve GC lemah atau tidak bergerak
    • Detektor Rusak
    • Kolom kotor
    • Dan sebagainya

    Dalam hal ini perlu dilakukan penggantian spare part GC yang lebih baik agar GC bisa bekerja dengan optimal

    DISTRIBUTOR GAS CHROMATOGRAPHY INDONESIA

    Distributor GC di Indonesia ada banyak, hal ini terjadi karena permintaan alat ini ada di seluruh Indonesia. Beberapa nama yang mungkin bisa menjadi referensi adalah

    Andaru Persada Mandiri

    Hase Utama Indonesia

    Banyak sekali jika rekan rekan berselancar di online market juga tersedia. 

    PENUTUP

    Gas Chromatography adalah alat instrument penting di laboratorium. Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki, tentu alat ini dapat rekan - rekan temukan di laboratorium - laboratorium analisa. Demikianlah bahasan kali ini terkait dengan gas chromatography, semoga dapat memberikan sedikit informasi ya rekan rekan. Terima kasih

    source :

    1] https://id.wikipedia.org/wiki/Kalibrasi
    2] https://widyamatador.com/blog/pentingnya-maintenance-dan-jenis-jenis-maintenance/
    3] https://www.ruanganalisa.com/2022/05/jenis-detektor-pada-kromatografi-gas.html
    4] https://andarupm.co.id/gas-chromatography/
    Share:

    0 Comments:

    Posting Komentar